Arsip Bulanan: Juli 2020

IUJPT

IUJPT (Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi)

Mendirikan Usaha Jasa Pengiriman Barang atau Freight Forwarding, beberapa hal penting yang harus anda lakukan terlebih dahulu yaitu mengurus Izin sebelum menbuat dokumen-dokumen pendirian usaha lainnya. Izin tersebut adalah Izin Usaha Jasa Perusahaan Transportasi (IUJPT) dan perlu diingat Izin ini jangan sampai disalah artikan. Karena dari beberapa pengusaha Jasa Pengiriman sering menyalah artikan jadi Izin pelengkap. Dan yang terjadi, banyak diantara mereka memiliki izin yang tergolong penting. Dan ini sering mengakibatkan usaha mereka tidak berjalan lancar atau terganggu terlebih jika berhadapan dengan pejabat pemerintah yang berwewenang.

Izin Usaha Jasa Perusahaan Transportasi (IUJPT) ini berlaku untuk seluruh daerah atau nasional, berdasarkan peraturan baru. Dan hampir dari seluruh pengusaha hanya mempunyai izin usaha angkutan. Penting diketahui bahwa, Izin Usaha Angkutan hanya berfungsi agar supaya kendaraan yang  Anda gunakan dalam usaha Anda dapat berjalan. Dan IUJPT lebih menekankan pada perizinan internal perusahaan anda sehingga tidak mecakup dalam izin usaha angkutan. Artinya, buat anda pengusaha logistik atau Freight Forwarding yang belum mendapatkan IUJPT itu artinya usaha anda dianggap illegal dan berakibat anda bisa kena sanksi.

Dan untuk mengurus atau mendapatkan Izin Usaha Jasa Perusahaan Transportasi tidak begitu rumit dan pengurusan surat izin ini tidak di kenakan biaya apapun atau gratis prosesnya juga sangat cepat dan tidak berbelit-belit dan dibawah ini proses dan persyaratan jika ingin mengurus surat izin tersebut.

Di Permenhub 49 Tahun 2017  ada sejumlah persyaratan administrasi dan persyaratan teknis yang ditetapkan untuk mendapatkan izin usaha JPT yaitu :

Syarat SIUJPT bagi Perusahaan Lokal/PMDN :

1. Memiliki Akta perusahaan dari Notaris yang disahkan Kementerian Hukum dan Ham dengan tujuan kegiatan usaha adalah khusus menjalankan usaha bidang jasa pengurusan transportasi

2. Memiliki Surat Keterangan Domisili Perusahaan

3. Memiliki Penanggung Jawab

4. Memiliki modal dasar paling sedikit Rp. 1.200.000.000,- (satu miliard dua ratus juta rupiah) dan disetor paling sedikit 25% dari total modal dasar dengan bukti setor yang sah

5. Memiliki kantor tetap/gedung atau sewa dengan masa sewa paling sedikit 2 tahun

6. Memiliki tenaga ahli Warga negara indonesia berijasah minimum Diploma 3 (D3) di bidang pelayaran atau maritim atau Penerbangan atau transportasi atau IATA Diploma atau FIATA Diploma, Sarjana S1 Logistik atau Sertifikat kompetensi profesi di bidang Forwarder atau manajemen supply chain, atau sertifikat ahli kepabeanan, atau kepelabuhanan (alternatif atau kumulatif).

dan persyaratan teknis lainnya adalah sbb :

1. Memiliki atau menguasai kendaraan roda 4 (empat) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan atau bukti sewa yang sah.

2. Memiliki sistem peralatan perangkat lunak dan perangkat keras serta sistem informasi dan sistem komunikasi yang terintegrasi dengan sistem informasi transportasi darat, udara, laut, dan perkeretaapian sesuai dengan perkembangan teknologi.

Syarat Izin  SIUJPT Bagi Perusahaan PMA atau Joint Venture (Usaha Patungan)

1. Memiliki Akta perusahaan dari Notaris yang disahkan Kementerian Hukum dan Ham dengan tujuan kegiatan usaha adalah khusus menjalankan usaha bidang jasa pengurusan transportasi

2. Memiliki Surat Keterangan Domisili Perusahaan

3. Memiliki Penanggung Jawab

4. Memiliki modal dasar paling sedikit U$ 4.000.000,- (Empat Juta US Dollar) dan disetor paling sedikit 25% dari total modal dasar dengan bukti setor yang sah dan diaudit oleh kantor akuntan publik.

5. Memiliki kantor tetap/gedung atau sewa dengan masa sewa paling sedikit 2 tahun

6. Memiliki tenaga ahli Warga negara indonesia berijasah minimum Diploma 3(D3) di bidang pelayaran atau maritim atau Penerbangan atau transportasi atau IATA Diploma atau FIATA Diploma, Sarjana S1 Logistik atau Sertifikat kompetensi profesi di bidang Forwarder atau manajemen supply chain, atau sertifikat ahli kepabeanan, atau kepelabuhanan (alternatif atau kumulatif).

dan persyaratan teknis lainnya adalah sbb :

1. Memiliki atau menguasai kendaraan roda 4 (empat) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan atau bukti sewa yang sah.

2. Memiliki sistem peralatan perangkat lunak dan perangkat keras serta sistem informasi dan sistem komunikasi yang terintegrasi dengan sistem informasi transportasi darat, udara, laut, dan perkeretaapian sesuai dengan perkembangan teknologi.

3. Memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) dari Kementerian Tenaga Kerja RI

4. Memiliki KTP (WNI) atau KITAS (WNA)

Sedangkan syarat untuk pembukaan KANTOR CABANG SIUJPT adalah sbb :

1. Salinan SIUJPT kantor Pusat

2. Rekomendasi kebutuhan pembukaan kantor cabang dari penyelenggara pelabuhan dan/atau Penyelenggara Bandar Udara atau Otoritas Transportasi lainnya.

3. Salinan Surat Domisili kantor cabang yang sudah dilegalisir

4. Surat Keputusan (SK) pengangkatan kantor cabang yang di tanda tangani oleh penanggung jawab perusahaan

5. Copy Identitas KTP/KITAS Kepala Kantor Cabang

6. Foto Kantor Cabang

Adapun instansi yang diberikan kewenangan untuk menerbitkan izin usaha Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) ini adalah Gubernur di provinsi masing-masing untuk PT dengan SAHAM Lokal (WNI) sedangkan BKPM untuk perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dengan saham  gabungan joint venture lokal dan asing.

Gubernur di provinsi masing-masing disesuaikan dengan kedudukan atau domisili perusahaan, dan BKPM untuk semua perusahaan di wilayah republik indonesia.

Untuk detail informasi dan konsultasi, hubung kami :

img_5695-3.png

CV AFITA CONSULTANT
GRIYA PERMATA BLOK B / 5 CIBUBUR – INDONESIA
TELP. 021 8225833 / 021 8202573
http://afitaconsultant.co.id

Email : afitaconsultant@gmail.com

HAKI

Hak Kekayaan Intelektual – HAKI.

Keuntungan hak paten bagi start up penting untuk melindungi hak paten atas inovasi baru yang dihasilkan.

Jika perusahaan Anda di bidang teknologi hak paten akan menjadi aset yang menarik investor bisa mendatangkan profit.

Pemilik hak paten bisa menjual lisensi atas hak paten yang dimiliki.

Melindungi dari pembajakan inilah poin penting dari memiliki hak paten.

Need Consultation ? Feel free to contact us !

img_5695-3.png

CV AFITA CONSULTANT
GRIYA PERMATA BLOK B / 5 CIBUBUR – INDONESIA
TELP. 021 8225833 / 021 8202573
http://afitaconsultant.co.id

Email : afitaconsultant@gmail.com

 

Nilai Proyek sesuai klasifikasi SBUJK

KUALIFIKASI USAHA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI UNTUK KONTRAKTOR

K1 = Nilai proyek s.d 100 juta

K2 = Nilai proyek s.d 200 juta

K3 = Nilai proyek s.d 1 milyar

M1 = Nilai proyek s.d 10 milyar

M2 = Nilai proyek s.d 50 milyar

B1 =Nilai proyek s.d 250 milyar

B2 = Nilai proyek tidak terbatas

 

CV AFITA CONSULTANT
GRIYA PERMATA BLOK B / 5 CIBUBUR – INDONESIA
TELP. 021 8225833 / 021 8202573
http://afitaconsultant.co.id

Email : afitaconsultant@gmail.com

 

12 Steps for set up PT

Cara Mendirikan PT & Syarat yang Harus Dilengkapi Terbaru 2020

Bentuk badan usaha yang paling dominan dan banyak dipilih oleh para pebisnis adalah Perseroan Terbatas (PT).

Jika Anda tertarik memilih jenis ubadan usaha ini, simak ulasan cara mendirikan PT, prosedur dan syarat yang harus dilengkapi berikut ini.

1. Fotokopi KTP, NPWP & KK para pemegang saham dan pengurus, minimal 2 orang (1 orang Direktur dan 1 orang Komisaris )

2. Foto Direktur ukuran 3×4

3. Copy PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan

4. Copy Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha

5. Surat Keterangan Domisili dari pengelola Gedung jika berdomisili di Gedung Perkantoran

6. Surat Keterangan RT / RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) khusus luar jakarta

7. Kantor berada di Wilayah Perkantoran/Plaza, atau Ruko, atau tidak berada di wilayah pemukiman

8. Stempel Perusahaan

9. Pendiri (Direktur dan Komisaris) minimal terdiri dari 2 orang atau lebih

10. Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia

11. Siapkan minimal 2 alternatif Nama Perusahaan

12. Buatkan skema perusahaan yang isinya : – Susunan pemegang saham (pendiri wajib mengambil bagian dalam saham. – Pengurus terdiri dari Minimal 1 orang Direktur dan 1 orang Komisaris

– Menetapkan nilai Modal dasar

Konsultasikan kepada kami, prosedure pengajuan pendirian PT dan serahkan kepada kami skema pendirian PT anda.

CV. AFITA CONSULTANT

“The Best Solution For Your Business”

Griya Permata Blok B No 5 

Bojong Kulur, Bogor 16969 – Indonesia

02182258330218202573 

 081297000265

 081293767276

081296820868

✉ afitaconsultant@gmail.com

✉ afita_consultant@yahoo.co.id

 www.afitaconsultant.co.id

“Since 2009 we helped more than 3000 companies”

SKUP MIGAS

SKUP MIGAS

DEFINISI SKUP MIGAS

SKUP Migas adalah Surat Kemampuan Usaha Penunjang Migas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi berdasarkan hasil penelitian dan penilaian kemampuan produksi dalam negeri yang meliputi status usaha, kemampuan produksi (hasil produksi, standar/mutu produk, kapasitas produksi, nilai TKDN dan BMP), kemampuan manajemen (mutu/lingkungan/K3), jaringan pemasaran dan pelayanan purna jual.

SKUP Migas diberikan kepada perusahaan atau perseorangan yg memiliki kemampuan nyata memproduksi barang dan/jasa dalam negeri.

 

MANFAAT SKUP MIGAS

  • SKUP Migas merupakan salah satu syarat mutlak untuk suatu Perusahaan bisa mengikuti Lelang atau Tender di bidang Oil & Gas, baik itu dari Swasta, BUMN maupun Asing.
  • Perusahaan Anda teregistrasi secara online, untuk bisa ikut ambil Lelang atau Tender. Baik itu Swasta, BUMN maupun Asing.
  • SKUP Migas, menjadi sebuah dokumen penilaian dari Dirjen Migas bahwa sebuah perusahaan sudah lolos verifikasi dan evaluasi serta semua persyaratan sesuai peraturan Direktorat MIGAS.
  • Perusahaan pemilik SKUP, sudah diakui menjadi perusahan yang mempunyai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang sesuai sesuai peraturan pemerintah.
  • Perusahaan yang memiliki SKUP Migas sudah pasti lolos screening awal / prakualifikasi dalam tender – tender, karena telah memiliki persyaratan yang lengkap.
  • Perusahaan yang sudah memiliki SKUP Migas, di nilai mempunyai kemampuan, mutu, tenaga ahli, kredibilitas dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang sesuai peraturan, untuk itu dapat penilaian tinggi dan kepercayaan lebih tinggi untuk bisa diajak kerjasama dalam sebuah project.
  • Perusahaan Anda terdaftar di link APDN (Apresiasi Produk Dalam Negeri) Direktorat MIGAS. Link tersebut menjadi referensi para panitia tender untuk mencari perusahaan penunjang usaha migas atau kontraktor Migas yang memenuhi kriteria untuk di ikut sertakan kedalam sebuah lelang / tender atau dijadikan partner usaha.
KATEGORI DAFTAR BARANG

Berdasarkan data dan informasi yang tercantum dalam SKUP Migas dan sesuai ketentuan yang berlaku, Ditjen Migas menyusun daftar barang yang dibagi menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu :

  1. Daftar Barang Diwajibkan
  2. Daftar Barang Dimaksimalkan
  3. Daftar Barang Diberdayakan

 

Masing-masing kriteria sebagai berikut :

  • Daftar Barang Diwajibkan adalah daftar barang produksi dalam negeri yangmemenuhi persyaratan kualitas (memiliki sertifikat produk dan sertifikat sistem manajemen) dan memiliki nilai TKDN + BMP >/= 40% dan TKDN barang >/= 25 %.
  • Daftar Barang dimaksimalkan adalah daftar barang produksi dalam negeri yang memenuhi persyaratan kualitas (memiliki sertifikat produk dan sertifikat sistem manajemen) dan memiliki nilai TKDN+BMP <40% dan TKDN barang >/= 25%.
  • Daftar Barang Diberdayakan adalah daftar barang produksi dalam negeri yang memenuhi persyaratan kualitas dan memiliki nilai TKDN barang <25%.

Berdasarkan penelitian, dilakukan penilaian mampu/tidaknya perusahaan memproduksi barang di dalam negeri yang ditetapkan berdasarkan skor yang ditunjukkan dengan rating sebagai berikut :

  • Mampu dengan rating Bintang 1, apabila nilai 40 sd < 60
  • Mampu dengan rating Bintang 2,apabila nilai 60 sd < 80
  • Mampu dengan rating Bintang 3, apabila nilai < / = 80
  • Tidak Mampu, apabila nilai < 40 (SKUP Migas tidak diterbitkan)
KATEGORI JASA

Berdasarkan data dan informasi yang tercantum dalam SKUP Migas dan sesuai ketentuan yang berlaku, Ditjen Migas menyusun daftar jasa yang dibagi menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu :

  1. Diutamakan
  2. Dimaksimalkan
  3. Diberdayakan

Untuk kemampuan Usaha Jasa Penunjang Migas didasarkan pada:

  1. Status usaha dan finansial, dengan bobot nilai maksimal 10
  2. Kemampuan/kapasitas jasa, dengan bobot nilai maksimal 55
  3. Sistem manajemen mutu, dengan bobot nilai maksimal 15
  4. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup, dengan bobot nilai maksimal 10
  5. Jaringan pemasaran, dengan bobot nilai maksimal 5.

Untuk kemampuan Usaha Industri Penunjang Migas didasarkan pada:

  1. Status usaha dan finansial, dengan bobot nilai maksimal 10
  2. Kemampuan/kapasitas produksi, dengan bobot nilai maksimal 35
  3. Sistem manajemen mutu, dengan bobot nilai maksimal 35
  4. Spesifikasi/standar mutu produk, dengan bobot nilai maksimal 20
  5. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup, dengan bobot nilai maksimal 10
  6. Jaringan pemasaran, dengan bobot nilai maksimal 5
  7. Jaringan purna jual, dengan bobot nilai maksimal 5

Berdasarkan penilaian kemampuan sebagaimana dimaksud, ditetapkan peringkat dengan kategori sebagai berikut:

  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan kurang dari 40, dikategorikan tidak mampu
  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan lebih dari 40 sampai dengan 60, diberikan kategori bintang satu (*)
  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan lebih dari 60 sampai dengan 80, diberikan kategori bintang dua (**)
  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan lebih dari 80, diberikan kategori bintang tiga(***)

DEFINISI BMP

Manfaat perusahaan terhadap perekonomian nasional dinyatakan dengan Nilai Bobot Manfaat Perusahaan (Nilai BMP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian. Nilai BMP adalah nilai penghargaan kepada perusahaan karena berinvestasi di Indonesia, memberdayakan Usaha Kecil termasuk Koperasi Kecil melalui kemitraan, memelihara kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan (OHSAS 18000/ISO 14000), memberdayakan lingkungan (community development),serta memberikan fasilitas pelayanan purna jual.

 

KEBERPIHAKAN DALAM NEGERI

Nilai keberpihakan dalam negeri didasarkan pada :

  1. Pemegang saham yang memiliki hak suara (WNI)
  2. Anggota Dewan Pengurus (WNI)
  3. Tenaga kerja ahli tetap (WNI)
  4. Fasilitas kerja dalam negeri
  5. Peralatan kerja dalam negeri
  6. Permodalan di Bank BUMN/D
  7. Corporate Social Responsibility (CSR)
  8. Kerja sama dengan fabrikan/subkontraktor dalam negeri
  9. KepatUhan dalam membayar pajak
  10. Program alih teknologi

Bobot nilai berbeda-beda tergantung dengan jenis perusahaan jasa (konstruksi, non konstruksi utama, non konstruksi pendukung dan konsultansi). Berdasarkan total nilai didapat, ditetapkan kriteria keberpihakan dalam negeri sebagai berikut :

  • Keberpihakan dalam negeri Tinggi apabila total nilai ≥ 700
  • Keberpihakan dalam negeri Rendah apabila total nilai < 700
KLASIFIKASI BIDANG  SKUP MIGAS MENURUT PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2018 TENTANG KEGIATAN USAHA PENUNJANG MINYAK DAN GAS BUMI
SKUP Migas diklasifikasikan menjadi 13 subbidang yang terbagi dalam 3 kelompok yaitu jasa konstruksi migas, jasa non konstruksi migas dan industri penunjang migas.
Jasa konstruksi migas terdiri dari:
1. Usaha jasa konsultasi konstruksi
2. Usaha pekerjaan konstruksi
3. Usaha pekerjaan konstruksi terintegrasi.
Jasa non konstruksi migas terdiri dari:
1. Jasa geologi dan geofisika.
2. Jasa pemboran.
3. Jasa inspeksi teknis dan pengujian teknis.
4. Jasa pekerjaan paska operasi.
5. Jasa penelitian dan pengembangan.
6. Jasa pengolahan limbah.
7. Jasa penyewaan pengangkutan.
8. Jasa pengoperasian dan pemeliharaan.
Industri penunjang migas terdiri dari:
1. Industri material.
2. Industri peralatan.

DASAR HUKUM KRITERIA PRODUK DALAM NEGERI

Kriteria produk dalam negeri, berdasarkan SK Dirjen MIGAS No. 179 K/DJM.S/2014 tanggal 27 Maret 2014.

Batasan – batasan yang mengkategorikan produk dalam negeri (barang) yang digunakan pada kegiatan usaha hulu Migas sebagai berikut :

KATEGORI    BATASAN
DIWAJIBKAN
  • Memiliki Sertifikat Produk dan Sertifikat Sistem Manajemen
  • TKDN + Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) ≥ 40%, TKDN Barang ≥ 25%
DIMAKSIMALKAN
  • Memiliki Sertifikat Produk dan Sertifikat Sistem Manajemen
  • TKDN + BMP < 40% TKDN Barang ≥ 25%
DIBERDAYAKAN
  • Memiliki Sertifikat Produk dan Sertifikat Sistem Manajemen
  • TKDN + BMP < 40% TKDN Barang ≥ 25%

Kriteria kategori perusahaan jasa pada  kegiatan usaha hulu Migas sebagai berikut :

        KATEGORI PERINGKAT/RATING KEBERPIHAKAN DALAM NEGERI KOMODITAS
DIUTAMAKAN 3 Tinggi Utama
DIMAKSIMALKAN 3 Rendah Utama
2 Tinggi Utama
3 Tinggi Pendukung
DIBERDAYAKAN 2 Rendah Utama
1 Rendah Pendukung
2 Tinggi Pendukung

Menentukan Rating (Bintang) Perusahaan

Untuk kemampuan Usaha Jasa Penunjang Migas didasarkan pada:

  1. Status usaha dan finansial, dengan bobot nilai maksimal 10
  2. Kemampuan/kapasitas jasa, dengan bobot nilai maksimal 55
  3. Sistem manajemen mutu, dengan bobot nilai maksimal 15
  4. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup, dengan bobot nilai maksimal 10
  5. Jaringan pemasaran, dengan bobot nilai maksimal 5

 

Untuk kemampuan Usaha Industri Penunjang Migas didasarkan pada:

  1. Status usaha dan finansial, dengan bobot nilai maksimal 10
  2. Kemampuan/kapasitas produksi, dengan bobot nilai maksimal 35
  3. Sistem manajemen mutu, dengan bobot nilai maksimal 35
  4. Spesifikasi/standar mutu produk, dengan bobot nilai maksimal 20
  5. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup, dengan bobot nilai maksimal 10
  6. Jaringan pemasaran, dengan bobot nilai maksimal 5
  7. Jaringan purna jual, dengan bobot nilai maksimal 5

 

Berdasarkan penilaian kemampuan sebagaimana dimaksud, ditetapkan peringkat dengan kategori sebagai berikut:

  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan kurang dari 40, dikategorikan tidak mampu
  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan lebih dari 40 sampai dengan 60, diberikan kategori bintang satu (*)
  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan lebih dari 60 sampai dengan 80, diberikan kategori bintang dua (**)
  • Apabila jumlah bobot nilai perusahaan lebih dari 80, diberikan kategori bintang tiga(***)

TATA CARA PENGAJUAN SKUP MIGAS
√ Perusahaan mengajukan permohonan SKUP Migas.
√ Mengisi formulir data kemampuan usaha penunjang migas.
√ Melampirkan dokumen pendukung / persyaratan

PERSYARATAN PENGAJUAN SKUP MIGAS

DOKUMEN DALAM BENTUK SOFTCOPY – MANDATORY

  1. Copy Akta Pendirian, Perubahan Perusahaan dan Pengesahan UU No. 40 Tahun 2007 dari Menteri Kehakiman dan Ham.
  2. Copy Surat Ijin Usaha Perdaganagan (SIUP) atau Surat Izin Usaha Lainnya ( sesuai dengan bidang usaha )

DOKUMEN DALAM BENTUK SOFTCOPY – NON MANDATORY

  1. Copy Perjanjian Kerjasama ( PKS ) dengan Fabrikasi dalam negeri
  2. Bukti Alih Teknologi ( Program Training Pegawai dan Bukti Pelaksanaan ) disertakan dengan absensi dan Ijazah
  3. Copy NIB (Nomor Induk Berusaha)
  4. Daftar / List Tenaga Ahli disertakan dengan CV, Ijazah , Sertifikat Keahlian & SK Pengangkatan Karyawan Tetap (contoh tabel / List akan dikirimakan menyusul setelah deal)
  5. Daftar Tenaga Terampil disertakan dengan CV, Ijazah, Sertifikat Keterampilan & SK Pengangkatan Karyawan Tetap (contoh tabel / List akan dikirimakan menyusul setelah deal)
  6. Daftar Peralatan ( disertakan bukti seperti foto dan invoice kepemilikan )
  7. Daftar Software ( disertakan bukti seperti foto dan invoice kepemilikan )
  8. Daftar Pengalaman Kerja ( disertakan dengan kontrak kerja & BAST) minimal 5 pengalaman perusahaan
  9. Copy Sertifikat Manajemen mutu, lingkungan, k3, dan Produk ( ISO 9001;2015 , ISO 14001;2015 dan OHSAS 18001;2007) & Audit Report/ Surveillance
  10. Struktur Organisasi Perusahaan dan Nama Jabatan sesuai dengan sub bidangnya
  11. Copy Bukti Kepemilikan Fasilitas Kerja (disertakan dengan Surat Sewa , IMB dan PBB kantor)
  12. Copy Bukti Permodalan di Bank BUMN (Performence Bond) / Surat Referensi Bank Program CSR (Corporate Social Responsibility) di Indonesia
  13. Copy Bukti audit Keuangan Tahunan dan SPT Tahun Terakhir
  14. Copy NPWP Perusahaan
  15. Copy KTP dan NPWP Pengurus sesuai Akta Terakhir ( Komisaris dan Direktur )
  16. Copy Kop surat & stempel perusahaan
Ada kendala terkait persyaratan ? hubungi kami :

√Jika Hasil Pemeriksaan & Verifikasi data perusahaan memenuhi persyaratan maka Dirjen Migas akan memberikan penilaian kemampuan pemohon dan mengeluarkan Surat Keterangan Usaha Penunjang Migas.

√ Pengajuan SKUP bisa dilakukan secara online, pastikan semua data yang tersubmit telah lengkap dan benar untuk meminimalisir ditolaknya pengajuan SKUP.

√ Kami hadir untuk memberikan konsultasi dan memastikan keberhasilan dalam hal pengajuan SKUP, hasilnya SKUP terbit sesuai waktunya.

APAKAH SKUP MIGAS WAJIB ?

Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 27 Tahun 2008, tentang Kegiatan Usaha Penunjang Minyak dan Gas Bumi, perusahaan yang telah memiliki SKUP dapat di terbitkan dalam buku Apresiasi Produksi Dalam Negeri (APDN).

Buku APDN adalah buku yang berisi daftar barang, penyedia jasa dan daftar kemampuan produsen dalam negeri yang telah memiliki Surat Kemampuan Usaha Penunjang (SKUP) Migas.Terbitnya Apresiasi terhadap penggunaan produk dalam negeri, diharapkan mampu mendorong investor asing melakukan penanaman modalnya di dalam negeri.

Berdasarkan adanya regulasi terbaru dari Kementrian ESDM (Permen 14 Tahun 2018- terlampir) bahwa per Maret 2018 untuk surat SKT Migas tidak diberlakukan lagi.
Hal ini guna memangkas/menyederhanakan beberapa scope / bidang usaha menjadi tidak memerlukan SKT Migas dan cukup menggunakan izin usaha yang sudah ada.
Tetapi ada beberapa scope / bidang usaha yang di karenakan ketidak berlakuan SKT Migas, maka menjadikan SKUP Migas (Surat Kemampuan Usaha Penunjang Migas), merupakan dokument yang di butuhkan untuk mengikuti tender di oil company dan bahkan wajib untuk tender – tender Pertamina, sesuai dengan Pedoman Tata Kerja / PTK 007 terdapat revisi sbb :
1) KKKS, Penyedia Barang/Jasa, dan Subkontraktor wajib menggunakan barang/jasa dalam negeri sebagaimana tercantum dalam Buku APDN;
2) Untuk dapat tercantum di dalam buku APDN, KKKS, Penyedia Barang/Jasa, dan Subkontraktor harus mempunyai SKUP Migas (Sertifikat Kemampuan Usaha Penunjang).

ptk07

 


Need Consultation ? Feel free to contact us !

CV AFITA CONSULTANT
GRIYA PERMATA BLOK B / 5 CIBUBUR – INDONESIA
TELP. 021 8225833 / 021 8202573
http://afitaconsultant.co.id

Email : afitaconsultant@gmail.com

Daftar Bidang IUJK

pelaksana konstruksi

Klasifikasi, Sub Klasifikasi dan Lingkup Pekerjaan Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Gedung
1. Kode : BG001
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Hunian Tunggal dan Kopel
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan Pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, serta peningkatan) dari bangunan perumahan yang terdiri dari satu atau dua tempat tinggal maksimum 2 lantai.

2. Kode : BG002
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Multi atau Banyak Hunian
Lingkup pekerjaan:
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan serta peningkatan) dari bangunan perumahan bertingkat tinggi yang lebih dari 2 lantai.

3. Kode : BG003
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Gudang dan Industri
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari bangunan gudang dan bangunan Industri.

4. Kode : BG004
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Komersial
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari bangunan dengan tujuan komersial seperti bangunan perkantoran, bangunan BANK, Garasi parkir, stasiun pengisian bahan bakar, terminal kendaraan umum serta bangunan stasiun kereta api, bangunan pusat perbelanjaan.

5. Kode : BG005
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Hunian Publik
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari bangunan hiburan publik seperti bioskop, hall konser, nightclubs.

6. Kode : BG006
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Hotel, Restoran, Bangunan Serupa Lainnya
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari hotel, motel, restoran dan bangunan yang serupa lainnya.

7. Kode : BG007
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Pendidikan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari bangunan pendidikan seperti sekolah, universitas, perpustakaan dan museum termasuk juga laboratorium penelitian.

8. Kode : BG008
Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Kesehatan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari bangunan kesehatan seperti rumah sakit dan sanotarium.

9. Kode : BG009
Jasa Pelaksana untuk Konstruksi Bangunan Gedung Lainnya
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan (termasuk didalamnya pembangunan baru, penambahan, peningkatan serta pekerjaan renovasi) dari bangunan lainnya seperti, rumah ibadah dan penjara.

Klasifikasi, Sub Klasifikasi dan Lingkup Pekerjaan Jasa Pelaksana Konstruksi Mekanikal Elektrikal
1. Kode : MK001
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Pemasangan Pendingin Udara (Air Conditioner), Pemanas dan Ventilasi
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawataan yang meliputi pemanasan elektrik maupun non-elektrik, ventilasi, lemari pendingin, atau peralatan AC, pekerjaan ducting dan pekerjaan metal lembaran yang dilakukan secara terintegrasi dari pekerjaan tersebut.

2. Kode : MK002
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Pemasangan Pipa air (Plumbing) Dalam Bangunan dan Salurannya
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dab perawatan yang meliputi:
Sistem perpipaan utama air panas dan dingin, instalasi sprinkler, pipa air kotor, pipa air drain;
Perlengkapan sprinkler; dan
Sistem pemadam kebakaran.

3. Kode : MK003
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Pemasangan Pipa Gas Dalam Bangunan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawatan pipa untuk gas, oksigen, di rumah sakit dan peralatan pengoperasian gas lainnya.

4. Kode : MK004
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Insulasi Dalam Bangunan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawatan yang meliputi:
Insulasi thermal termasuk bahan isolasi penahan panas untuuk dinding luar;
Insulasi thermal untuk pipa air panas dan dingin, ketel uap dan saluran pembuangan;
Insulasi suara; dan
Insulasi anti kebakaan

5. Kode : MK005
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Pemasangan Lift dan Tangga Berjalan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi pemasangan lift dan eskalator serta jalan pejalan kaki yang dapat bergerak juga termasuk pekerjaan konstruksi perlengkapan keselamatan dari kebakaran (contohnya tangga darurat).

6. Kode : MK006
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Pertambangan dan Manufaktur
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawaatan fasilitas pertambangan dan manufaktur termasuk seperti loading and discharging statios, winding shafts, chemical plants, iron foundaries, blast furnaces dan coke oven

7. Kode : MK007
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Thermal, Bertekanan, Minyak dan Gas, Geothermal (Pekerjaan Rekayasa)
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawatan dari:
1. Anjungan lepas pantai (platform); dan
2. Fasilitas produksi, penyimpanan minyak dan gas lainnya.

8. Kode : MK008
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Alat Angkut dan Alat Angkat
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawatan dari konstruksi alat angkut dan angkat serta conveyor.

9. Kode : MK : 009
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Perpipaan, Gas, Energi (Pekerjaan Rekayasa)
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawatan dari:
Pipa minyak, gas dan energi di darat; dan
Pipa minyak, gas dan energi di bawah laut.

10. Kode : MK010
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Instalasi Fasilitas Produksi, Penyimpanan Minyak dan Gas (Pekerjaan Rekayasa)
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana pemasangan dan perawatan dari:
Fabrikasi fasilitas produksi, penyimpanan minyak dan gas didarat dan lepas pantai;
Fabrikasi bejana tekan (pressure vessel) dan tangki;
Fabrikasi boiler; dan
Fabrikasi module.

11. Kode : EL001
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik Semua Daya
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pemasangan dan perawatan elektromekanik dan kelistrikan pembangkit tenaga listrik semua daya.

12. Kode : EL002
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik Daya Maksimum 10 MW
Lingkup pekerjaan;
Sub-klasifikasi : Jasa pelaksana instalasi dan perawatan elektromekanik dan instalasi kelistrikan pembangkit tenaga listrik dengan daya maksimum 10 MW / unit.

13. Kode : EL003
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik Energi Baru dan Terbarukan
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan pembangkit tenaga listrik energi baru dan terbarukan antara lain : surya, angin (bayu), micro hydro, gelombang laut.

14. Kode : EL004
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Jaringan Transmisi Tenaga Listrik Tegangan Tinggi/Ekstra Tegangan Tinggi
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan transmisi tenaga listrik tegangan tinggi / ekstra tegangan tinggi termasuk instalasi gardu induk; dan
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan transmisi tenaga listrik dibawah atau diatas tanah dan dibawah lautan.

15. Kode : EL005
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Jaringan Transmisi Telekomunikasi dan/atau Telepon
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan transmisi telekomunikasi dan atau telepon diatas permukaan tanah, termasuk pekerjaan untuk menara transmisi telekomunikasi; dan
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan transmisi telekomunikasi dan atau telepon dibawah tanah atau dibawah lautan.

16. Kode : EL006
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Tegangan Menengah
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan distribusi tenaga listrik tegangan menengah, termasuk untuk jalur listrik kereta api, instalasi listrik gardu hubung dan gardugardu distribusi.

17. Kode : EL007
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Tegangan Rendah
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan distribusi tenaga listrik tegangan rendah dan penerangan jalan umum.

18. Kode : EL008
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Jaringan Distribusi Telekomunikasi dan/atau Telepon

Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan jaringan distribusi telekomunikasi dan/atau telepon termasuk jasa pelaksana untuk menara distribusi telekomunikasi;
Jasa Pelaksana instalasi dan perawatan stasiun telekomunikasi dan antena untuk distribusi telekomunikasi; dan.
Jasa Pelaksana instalasi dan perawatan untuk jalur kabel televise untuk dibawah permukaan tanah.

19. Kode : EL009
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Sistem Kontrol dan instrumentasi
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana pemasangan instalasi kontrol dan instrumentasi untuk sistem pengendali tenaga listrik.

20. Kode : EL010
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Tenaga Listrik Gedung dan Pabrik
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksanan instalasi dan perawatan listrik di dalam dan diluar gedung, pabrik maupun jaringan konstruksi;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan listrik dan peralatan untuk sistem tenaga listrik darurat;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan alat pembatas daya listrik dan meteran listrik;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan alarm kebakaran;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan alarm pencurian;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan antena segala Macam type antenna termasuk antena satelit dan jalur televisi kabel didalam gedung;
Jasa pelaksana instalasi dan perawatan penangkal petir; dan
JJasa pelaksana instalasi dan perawatan listrik Khusus seperti instalasi listrik kapal, instalasi Listrik tahan api dan sejenisnya.

21. Kode : EL011
Sub-klasifikasi : Jasa Pekasana Konstruksi Instalasi Elektrikal Lainnya
Lingkup pekerjaan;
Jasa pelaksana pemasangan dan perawatan untuk sistem penerangan dan tanda untuk jalan, rel kereta api, bandara, pelabuhan dan sejenisnya
Klasifikasi, Sub Klasifikasi dan Lingkup Pekerjaan Jasa Pelaksana Konstruksi Sipil
1. Kode : SI001
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Saluran Air, Pelabuhan, DAM, dan Prasarana Sumber Daya Air Lainnya.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan bendungan (dam), bendung (weir), embung, pintu air, talang, check dam, tanggul dan saluran pengendali banjir termasuk drainase perkotaan beserta bangunan pelengkapnya, tanggul laut, krib, waduk dan sarana dan/atau prasarana sumber daya air lainnya;
Pekerjaan pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air, sistem irigrasi (kanal), reservoir (waduk) dan drainase irigrasi; dan.
Pekerjaan pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan dermaga, sarana pelabuhan, penahan gelombang dan sejenisnya. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan, pelabuhan dan sarana jalur sungai, dok (pangkalan), lock (panama canal lock, Hoover Dam) dan lain-lain.

2. Kode : SI002
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Instalasi Pengolahan Air Minum dan Air Limbah serta Bangunan Pengolahan Sampah.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi pengolahan air minum, bangunan menara air dan reservoir air beserta bangunan pelengkap air minum lainnya, instalasi pengolahan air limbah beserta bangunan pelengkap air limbah lainnya, bangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah beserta bangunan pelengkap lainnya.

3. Kode : SI003.
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Jalan Raya (kecuali Jalan Layang), Jalan Rel Kereta Api, dan Landas Pacu Udara.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan pembangunan, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jalan. Jalan raya (kecuali Jalan Layang) dan jalan tol termasuk juga jalan untuk pejalan kaki, rel kereta api, dan landas pacu bandara.

4. Kode : SI004
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Jembatan, Jalan Layang, Terowongan dan Subway.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksanaan pembangunan, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang; dan
Pelaksanaan pembangunan, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan pembangunan terowongaan di bawah permukaan air, di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah.

5. Kode : SI005
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Perpipaan Air Minum Jarak Jauh.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana instalasi, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan pipa untuk distribusi air bersih jarak jauh antar pulau dan/atau bawah permukaan laut.

6. Kode : SI006
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Perpipaan Air Limbah Jarak Jauh.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana instalasi, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan pipa untuk distribusi air limbah jarak jauh antar pulau dan/atau bawah permukaan laut.

7. Kode : SI007
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Perpipaan Minyak dan Gas Jarak Jauh.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana instalasi, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan pipa jaringan untuk distribusi minyak dan gas jarak jauh antar pulau dan/atau bawah permukaan laut.

8. Kode : SI008
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Perpipaan Air Minum Lokal.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana instalasi, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan pipa untuk distribusi air minum yang bersifat lokal dan untuk jarak yang dekat.

9. Kode : SI009
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Perpipaan Air Limbah Lokal.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana instalasi, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan pipa untuk distribusi air limbah yang bersifat lokal dan untuk jarak yang dekat.

10. Kode : SI010
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Perpipaan Minyak dan Gas Lokal.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana instalasi, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan pipa untuk distribusi air minyak dan gas yang bersifat lokal dan untuk jarak yang dekat.

11. Kode : SI011
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Pekerjaan Bangunan Stadion untuk Olah Raga Outdoor.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana untuk konstruksi stadion dan olah raga lapangan yang biasanya dimainkan di tempat terbuka (open air) seperti sepakboola, baseball, rugby, lintasan balap mobil dan motor serta lintasan pacu kuda.

12. Kode : SI012
Sub-klasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Fasilitas Olah Raga Indoor dan Fasilitas Rekreasi
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pelaksana untuk olahraga lainnya serta instalasi fasilitas rekreasi, olah raga yang dimaksud lebih banyak merupakan olah raga indoor yang membutuhkan ruang yang lebih kecil untuk penonton seperti lapangann basket, hockey, lapangan tenis, hall senam, dan ring tinju dan fasilitas taman rekreasi.
Klasifikasi, Sub Klasifikasi dan Lingkup Pekerjaan Jasa Pelaksana Konstruksi Lainnya
1). Kode : PL001
Jasa Penyewaan Alat Konstruksi dan Pembongkaran Bangunan atau Pekerjaan Sipil Lainnya dengan Operator
Lingkup pekerjaan;
Jasa penyewaan yang berhubungan dengan peralatan dengan operator untuk konstruksi atau penghancuran dan jasa operasional yang disediakan dengan operator

2). Kode : PL002
Jasa Pelaksana Perakitan dan Pemasangan Konstruksi Prafabrikasi untuk Konstruksi Bangunan Gedung.
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yang langsung dilakukan di lokasi konstruksi yang bahan utamanya dari beton untuk beberapa bagian pracetak dari bangunan gedung kecuali pekerjaan pemasangan komponen pracetak baja

3). Kode : PL003
Jasa Pelaksana Perakitan dan Pemasangan Konstruksi Prafabrikasi untuk Konstruksi Jalan dan Jembatan serta Rel Kereta Api
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yang langsung dilakukan di lokasi konstruksi yang bahan utamanya dari beton untuk beberapa bagian pracetak dari konstruksi jalan, jembatan dan rel kereta api kecuali pekerjaan pemasangan komponen pracetak baja.

4). Kode : PL004
Jasa Pelaksana Perakitan dan Pemasangan Konstruksi Prafabrikasi untuk Konstruksi Prasarana Sumber Daya Air, Irigasi, Dermaga, Pelabuhan, Persugaian, Pantai serta Bangunan Pengolahan Air Bersih, Limbah dan Sampah (Insinerator).
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yang langsung dilakukan dilokasi konstruksi yang bahan utamanya dari beton untuk beberapa bagian pracetak dari konstruksi prasarana sumber daya air, irigasi, dermaga, pelabuhan, persungaian, pantai serta bangunan pengolahan air bersih dan limbah, kecuali pekerjaan pemasangan komponen pracetak baja.

Klasifikasi, Sub Klasifikasi dan Lingkup Pekerjaan Jasa Pelaksana Konstruksi Spesialis
1). Kode : SP001
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Penyelidikan Lapangan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan penyelidikan lapangan bertujuan mengidentifikasi lokasi yang tepat untuk proyek konstruksidan untuk pekerjaan demarkasi, contohnya demarkasi dari suatu area lokal dimana satu atau lebih tahapan atau proses besar dari pekerjaan konstruksi sedang berjalan.

2). Kode : SP002
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pembongkaran
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan penghancuran bangunan atau struktur lainnya seperti jalan dan jalan layang, mencakup juga penjualan material yang didapat dari hasil operasi penghancuran.

3). Kode : SP003
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Penyiapan dan Pematangan Tanah/Lokasi
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan penyiapan yang bertujuan agar lahan siap untuk dipergunakan untuk pekerjaan konstruksi selanjutnya, termasuk didalamnya blasting, testdrilling, dan pekerjaan pemindahan batu-batuan.

4). Kode : SP004
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Tanah, Galian dan Timbunan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan penggalian dan penimbunan, pekerjaan pemindahan tanah, grading of construction sites, trench digging.

5). Kode : SP005
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Persiapan Lapangan untuk Pertambangan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan terowongan dan pembangunan lainnya serta pekerjaan persiapan untuk properti mineral dan situsnya, kecuali untuk minyak dan gas. Contohnya pelayanan insidental konstruksi untuk pertambangan minyak dan gas.

6). Kode : SP006
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Perancah
Lingkup pekerjaan;
Pemasangan perancah bangunan dan pekerjaan dismantling.

7). Kode : SP007
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pondasi termasuk Pemancangannya
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus pondasi dan pekerjaan pile driving serta pekerjaan lain yang berkaitan.

8). Kode : SP008
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pengeboran Sumur Air Tanah Dalam
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus yang melibatkan pengeboran dan penggalian sumber air, instalasi dan pekerjaan perbaikan dari pompa sumur dan system pemipaan.

9). Kode : SP009
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Atap dan Kedap Air (waterproofing)
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus yang melibatkan instalasi atap, guttering dan spouting, roof shingling dan pekerjaan atap metal. Pekerjaan pengecatan atap, termasuk didalamnya pekerjaan water-proofing untuk bangunan.

10). Kode : SP010
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Beton
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus yang melibatkan pembetonan, concrete pouring dan pekerjaan concrete lainnya termasuk didalamnya aspal dan semen portland pada proyek konstruksi

11). Kode : SP011
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Baja dan Pemasangannya, termasuk Pengelasan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus yang meliputi penekukan baja, pekerjaan konstruksi terhadap rangka baja, pekerjaan pemasangan komponen bajauntuk bangunan ataupun untuk struktur lain seperti jembatan, crane yang bekerja pada ketinggian, menara transmisi listrik serta pekerjaan reinforcing baja baik yang dibeli atau diproduksi sendiri termasuk juga pekerjaan pengelasan baja.

12). Kode : SP012
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pemasangan Batu
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus yang melibatkan pemasangan blok batu, pengesetan batu dan pekerjaan batu lainnya.

13). Kode : SP013
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Konstruksi Khusus Lainnya
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan konstruksi khusus lain seperti penggalian kuburan dan perpindahan rumah.

14). Kode : SP014
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pengaspalan dengan Rangkaian Peralatan Khusus
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan Pengaspalan dengan menggunakan peralatan produksi campuran aspal termasuk transportasi hasil campuran aspal hingga penggelaran dan pemadatan dengan peralatan khusus di lokasi pekerjaan.

15). Kode : SP015
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Lansekap/Pertamanan
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan khusus pembuatan taman, seperti taman kota, tanaman dan pohon pelindung jalan.

16). Kode : SP016
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Perawatan Bangunan Gedung
Lingkup pekerjaan;
Pekerjaan pemeliharaan bangunan gedung, tidak termasuk pekerjaan yang melakukan perubahan terhadap struktur bangunan.

Klasifikasi, Sub Klasifikasi dan Lingkup Pekerjaan Jasa Pelaksana Konstruksi Keterampilan

1). Kode : KT001
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Kaca dan Pemasangan Kaca Jendela

2). Kode : KT002
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Plesteran

3). Kode : KT003
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Peengecatan

4). Kode : KT004
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pemasangan Keramik Lantai dan Dinding

5). Kode : KT005
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pemasangan Lantai Lain, Penutup Dinding dan Pemasangan Wallpaper

6). Kode : KT006
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Kayu dan/atau Pemyambungan Kayu dengan Material Lain

7). Kode : KT007
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Dekorasi dan Pemasangan Interior

8). Kode : KT008
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pemasangan Ornamen

9). Kode : KT009
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pemasangan Gipsun

10). Kode : KT010
Sub-klasifikasi : Pekerjaan Pemasangan Platfon Akustik (Akustik Celling)

11). Kode : KT011
Sub-klasifikasi : Pemasangan Curtain Wall

Khusus klasifikasi Jasa Pelaksana Keterampilan hanya diperbolehkan untuk BUJKN dengan kualifikasi Kecil
Khusus klasifikasi Jasa Pelaksana Spesialis, hanya diperbolehkan untuk 1 (satu) jenis badan usaha saja. Badan usaha tidak dapat menjalankan Klasifikasi Jasa Pelaksana Spesialis dengan klasfikasi lain.
♦ Catatan :
Khusus klasifikasi Jasa Pelaksana Keterampilan hanya diperbolehkan untuk BUJKN dengan kualifikasi Kecil

 

konsultant

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Perencanaan Arsitektur
1. Kode : AR101
Jasa Nasihat dan Pradesain Arsitektural
2. Kode : AR102
Jasa Desain Arsitektural
3. Kode : AR103
Jasa Penilai Perawatan dan Kelayakan Bangunan
4. Kode : AR104
Jasa Desain Interior
5. Kode : AR105
Jasa Arsitektural Lainnya

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Perencanaan Rekayasa

1. Kode : RE101
Jasa Nasehat dan Konsultansi Rekayasa Teknik
2. Kode : RE102
Jasa Desain Rekayasa untuk Konstruksi Pondasi serta Struktur Bangunan
3. Kode : RE103
Jasa Desain Rekayasa untuk Pekerjaan Teknik Sipil Air
4. Kode : RE104
Jasa Desain Rekayasa untuk Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi
5. Kode : RE105
Jasa Desain Rekayasa untuk Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal Dalam Bangunan
6. Kode : RE106
Jasa Desain Rekayasa untuk Proses Industrial dan Produksi
7. Kode : RE107
Jasa Nasehat dan Konsultasi Jasa Rekayasa Konstruksi
8. Kode : RE108
Jasa Desain Rekayasa Lainnya
Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Perencanaan Penataan Ruang
1. Kode : PR101
Jasa Perencanaan dan Perancangan Perkotaan
2. Kode : PR102
Jasa Perencanaan Wilayah
3. Kode : PR103
Jasa Perencanaan dan Perancangan Lingkungan Bangunan dan Lansekap
4. Kode : PR104
Jasa Pengembangan Pemanfaatan Ruang

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Pengawas Konstruksi
1. Kode : AR201
Jasa Pengawas Administrasi Kontrak

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Pengawas Rekayasa
1. Kode : RE201
Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi Bangunan Gedung
2. Kode : RE202
Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi Teknik Sipil Transportasi
3. Kode : RE203
Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi Teknik Sipil Air
4. Kode : RE204
Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi dan Instalasi Proses dan Fasilitas Industri

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Pengawas Penataan Ruang
1. Kode : PR201
Jasa Pengawas dan Pengendali Penataan Ruang
Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Konsultasi Spesialis
1. Kode : SP301
Jasa Pembuatan Prospektus Geologi dan Geofisika
2. Kode : SP302
Jasa Survey Bawah Tanah
3. Kode : SP303
Jasa Survey Permukaan Tanah
4. Kode : SP304
Jasa Pembuatan Peta
5. Kode : SP305
Jasa Pengujian dan Analisa Komposisi dan Tingkat Kemurnian
6. Kode : SP306
Jasa Pengujian dan Analisa Parameter Fisikal
7. Kode : SP307
Jasa Pengujian dan Analisa Sistem Mekanikal dan Elektrikal
8. Kode : SP308
Jasa Inspeksi Teknikal

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Pekerjaan Jasa Konsultasi Lainnya
1. Kode : KL401
Jasa Konsultansi Lingkungan
2. Kode : KL402
Jasa Konsultansi Estimasi Nilai Lahan dan Bangunan
3. Kode : KL403
Jasa manajemen Proyek Terkait Konstruksi Bangunan
4. Kode : KL404
Jasa manajemen Proyek Terkait Konstruksi Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi
5. Kode : KL405
Jasa Manajemen Proyek Terkait Konstruksi Pekerjaan Teknik Sipil Keairan
6. Kode : KL406
Jasa Manajemen Proyek Terkait Konstruksi Pekerjaan Teknik Sipil Lainnya
7. Kode : KL407
Jasa Manajemen Proyek Terkait Konstruksi Pekerjaan Konstruksi Proses dan Fasilitas Industrial
8. Kode : KL408
Jasa Manajemen Proyek Terkait Konstruksi Pekerjaan Sistem Kendali Lalu Lintas

 

konstruksi integrasi

Klasifikasi dan Sub Klasifikasi Usaha Jasa Konstruksi Terintegrasi/EPC

1. Kode : TI501
Jasa Terintegrasi untuk Infrastruktur Transportasi
2. Kode : TI502
Jasa Terintegrasi untuk Konstruksi Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air, Penyaluran Air dan Pekerjaan Sanitasi
3. Kode : TI503
Jasa Terintegrasi untuk Konstruksi Manufaktur
4. Kode : TI504
Jasa Terintegrasi untuk Konstruksi Fasilitas Minyak dan Gas
5. Kode : TI505
Jasa Terintegrasi untuk Konstruksi Bangunan Gedung

Persyaratan SKUP Migas

syarat SKUP

DOKUMEN DALAM BENTUK SOFTCOPY – MANDATORY

  1. Copy Akta Pendirian, Perubahan Perusahaan dan Pengesahan UU No. 40 Tahun 2007 dari Menteri Kehakiman dan Ham.
  2. Copy Surat Ijin Usaha Perdaganagan (SIUP) atau Surat Izin Usaha Lainnya ( sesuai dengan bidang usaha )

DOKUMEN DALAM BENTUK SOFTCOPY – NON MANDATORY

  1. Copy Perjanjian Kerjasama ( PKS ) dengan Fabrikasi dalam negeri
  2. Bukti Alih Teknologi ( Program Training Pegawai dan Bukti Pelaksanaan ) disertakan dengan absensi dan Ijazah
  3. Copy NIB (Nomor Induk Berusaha)
  4. Daftar / List Tenaga Ahli disertakan dengan CV, Ijazah , Sertifikat Keahlian & SK Pengangkatan Karyawan Tetap (contoh tabel / List akan dikirimakan menyusul setelah deal)
  5. Daftar Tenaga Terampil disertakan dengan CV, Ijazah, Sertifikat Keterampilan & SK Pengangkatan Karyawan Tetap (contoh tabel / List akan dikirimakan menyusul setelah deal)
  6. Daftar Peralatan ( disertakan bukti seperti foto dan invoice kepemilikan )
  7. Daftar Software ( disertakan bukti seperti foto dan invoice kepemilikan )
  8. Daftar Pengalaman Kerja ( disertakan dengan kontrak kerja & BAST) minimal 5 pengalaman perusahaan
  9. Copy Sertifikat Manajemen mutu, lingkungan, k3, dan Produk ( ISO 9001;2015 , ISO 14001;2015 dan OHSAS 18001;2007) & Audit Report/ Surveillance
  10. Struktur Organisasi Perusahaan dan Nama Jabatan sesuai dengan sub bidangnya
  11. Copy Bukti Kepemilikan Fasilitas Kerja (disertakan dengan Surat Sewa , IMB dan PBB kantor)
  12. Copy Bukti Permodalan di Bank BUMN (Performence Bond) / Surat Referensi Bank Program CSR (Corporate Social Responsibility) di Indonesia
  13. Copy Bukti audit Keuangan Tahunan dan SPT Tahun Terakhir
  14. Copy NPWP Perusahaan
  15. Copy KTP dan NPWP Pengurus sesuai Akta Terakhir ( Komisaris dan Direktur )
  16. Copy Kop surat & stempel perusahaan

 

Persyaratan lebih detail hubungi kami :